Minggu, 28 Desember 2014

Lomba Kebersihan Kelas


Jreng jreng jreng langsung saja ya,,  selamat membaca,,,hehehe :)
Kisah ini berawal pada tahun ajaran 2013-2014, pas kebetulan kepengurusan osis yang baru dan baru dilatik. Pada bulan september 2013, pengurus osis baru mengadakan perlombaan antar  kelas di SMA N 1 Mesuji Makmur. Dan lomba tersebut adalah lomba kebersihan kelas. Dalam penilaiannya bukan hanya kelas yang bersih akan tetapi interior kelas juga harus rapih dan ada taman kelas. Dalam proses penilaian, osis dibantu oleh pebina osis dan para guru. Guru yang masuk dalam mengajar dapat memberikan penilaiannya kepada kelas-kelas yang mereka ajar. Jadi seluruh siswapun menyiapkan yang terbaik untuk kelas mereka masing-masing.
Mereka mulai disibukkan dengan kegiatan mereka, seperti merapikan kelas, menghias kelas, membuat taman dan yang paling lucu adalah ada beberapa kelas yang dihias menyerupai ruangan yang didesain seperti ada yang ulang tahun. Bagaimana tidak dikatakan seperti  ada yang ulang tahun, hahaha :D,,, ada hiasan yang dibentuk bintang dan ada balon-balon yang digantung dilangit-langit kelas tersebut, heh... Kebetulan saat cerita ini belangsung penulis berada di bangku kelas XII IPA dan saingan terberat dari kelas XII IPA adalah KELAS XII IPS 1. Dalam perjalanan perlombaan ada beberapa halangan, Misalnya ada kelas yang jail yang berusaha menjatuhkan lawannya dengan cara yang tidak fer. Kenapa dikatakan tidak fer,,,? Karena kelas lain mengerjai dengan cara membuang sampah sembarangan didepan kelas saingannya ketika jam istirahat berakhir. Pembaca pasti tahu dong apa saja yang masih di bawa di tangannya ketika habis dari kantin,,?? Mereka pasti membawa kantong  atau plastik makanan. Nah kantong dan plastik makanan tersebutlah yang dibuang sembarangan didepan kelas-kelas  saingannnya. Celakanya ketika jam istirahat berakhir dan mulailah jam pelajaran baru. Guru Pendidikan Kwarganegaraan masuk ke kelas XII IPA. Karena ulah-ulah tangan jail ada beberapa sampah didepan pintu kelas XII IPA. Al hasil poin untuk kelas XII IPA pun berkurang.
Hari demi hari pun berlalu, kelas XII IPA beberapa kali mendapat teguran dari para guru. Jadi kelas XII IPA pasrah dengan hasil akhirnya, akan tetapi kelas XII IPA tetap memperbaiki kesalahan-kesalahan tersebut. Sedikit demi sedikit mulai membaik, akan tetapi waktu penilaiaan telah berakhir  dan dihari pengumuman pemenang  seluruh siswa dikumpulkan dilapangan untuk mendengarkan siapa aja yang mendapat predikat kelas yang paling kotor dan yang paling bersih.
Di umumkanlah pemenang lomba antar kelas tersebut  oleh pembina osis dimulai dari kelas yang paling kotor. Pembina osis meulai membacakan hasil nya, dengan predikat kelas yang paling kotor dari juara yang ke-3 yaitu kelas XII IPS II, Yang ke-2 adalah kelas XI IPA dan yang pertama adalah kelas XII IPA. Entah kesalahan bicara atau kelas XII IPA yang salah mengerti karena dalam pengumuman tersebut pembina osis mengatakan hadiah kelas yang paling kotor adalah sampah plastik dan aqua plastik bekas yang digantung dengan tali rafia seperti kalung. Seluruh siswa yang ada dilapangan pun tertawa terbahak-bahak, penasaran siapa yang akan mendapat hadiah kalung yang terbuat dari sampah plastik dan aqua bekas  tersebut. Karena pembina osis mengatakan kelas yang paling kotor adalah kelas XII IPA, seluruh siswa pun tertawa dengan terbahak-bahaknya.. huffttt L. Kelas-kelas yang diumumkan tadi harus ada perwaiklan kelas yang maju kepodium untuk mengambil hadiah tersebut. Perangkat kelas XII IPA pun maju dengan langkah gontai penuh dengan rasa kecewa dan rasa malu karena sebagai kakak senior tidak bisa memberikan contoh yang baik untuk adik-adik tingkatnya. Tetapi kesalah pahamannya terletak pada pengumuman , dikatakan bahwa yang disebutkan kelas yang terkotor adalah kelas-kelas yang diumumkan itu. Seluruh siswa berpikir kalau ada lagi untuk pengumuman kelas-kelas yang bersih. Dan ternyata 3 kelas yang diumumkan itu sudah termasuk dalam kelas yang paling kotor dan kelas yang paling bersih. Kesimpulannya kelas XII IPA adalah kelas yang paling bersih dari kelas-kelas yang lain. Jadi siswa perwakilan kelas XII IPA merasa lega dan bersyukur. Disamping mereka tidak dikalungi dengan sampah plastik,, hahahah, melainkan mendapat hadiah yang lebih baik... :)
 . Sekian cerita dari peulis, apabila ada kata-kata yang rancu mohon dimaklumi, karena penulis masih dalam tahapan proses belajar,,hehee, :)

6 komentar: