Rabu, 24 Desember 2014

Keinginan Menjadi Juara Kelas



Kisah ini terjadi ketika saya masih berada di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), tepatnya di SMA Negeri 1 Mesuji Makmur. Saya sangat ingin menjadi juara tetapi saya belum bisa menjadi juara di kelas dan hanya menjadi juara kedua. Namun, saya tidak patah semangat. Saya terus berusaha dengan belajar lebih rajin dan berdoa kepada Allah swt.
Diwaktu kenaikan ke kelas X saya sudah optimis akan menjadi juara, karena nilai ujian tengah semester dan nilai ujian akhir semester saya sangat memuaskan serta nilai saya lebih tinggi dari nilai Tiara (pemegang juara di kelas). Namun, di hari penerimaan raport saya kecewa karena saya tetap menjadi juara kedua, hanya selisih dua angka dengan nilai Tiara. Waktu saya pulang, saya merenungi nilai saya dan berkata “ya Allah hanya selisih dua angka nilai saya dengan nilainya Tiara”. Lalu saya berusaha menghilangkan rasa kecewa saya dengan berkata kepada diri saya “masih ada waktu Ahmad,kamu pasti bisa menjadi juara di kelas, semangat semangat semangat”. Dengan banyak berkata seperti itu saya menjadi semangat lagi dan saya lebih meningkatkan waktu belajar demi cita-cita menjadi juara di kelas.
Setelah libur semester selesai, akhirnya saya kembali bersekolah lagi dengan tingkat yang lebih tinggi dari tingkat sebelumnya yaitu kelas XI, lebih tepatnya kelas XI IPA. Di kelas XI saya berusaha menjadi siswa yang lebih aktif karena saya ingin membahagiakan orang tua saya dengan cara menjadi juara kelas.
Hari demi hari dan bulan demi bulan telah saya lewati kini tiba saatnya ujian tengah semester. Pada ujian kali ini saya berusaha untuk bangun malam untuk melaksanakan solat tahajud. Setelah selesai solat tahajud saya tidak tidur lagi melainkan saya mengulang kembali materi yang sudah saya pelajari di waktu siang. Ketika ujian tengah semester berlangsung, saya belajar dengan sungguh-sungguh agar mendapatkan nilai maksimal sesuai dengan harapan. Setelah seminggu berlalu akhirnya ujian tengah semester selesai dan hasil ujian tengah semester satu persatu sudah mulai di bagikan. Alhamdulilah, nilai saya semakin meningkat dari kelas X kemarin. Saya merasa senang sekali lalu saya bersyukur kepada Allah swt kemudian berkata “saya harus bisa menjadi juara di kelas XI IPA ini”. Dengan semangat yang membara saya melalui kegiatan belajar di kelas, sampai akhirnya ujian semester tinggal beberapa hari lagi. Saya ingin segera melaksanakan ujian semester itu. Setelah saya menunggu hari dilaksanakannya ujian semester, akhirnya hari itu tiba dan ujian semester pun dilaksanakan. Karena saya sudah mempersiapkan ujian semester dari jauh-jauh hari, saya bisa mengerjakan ujian semester dengan mudah. Alhamdulilah nilai ujian semester saya sesuai dengan keinginan.
Setelah beberapa hari tibalah saatnya pembagian hasil kegiatan belajar kami. Waktu wali kelas saya masuk dan membawa hasil kegiatan belajar kami, semua murid menjadi tegang. Lalu wali kelas saya membagikan hasil kegiatan belajar kami mulai dari peringkat ke sepuluh. Setelah mendekati peringkat tiga besar jantung saya berdetak semakin kencang dan tidak beraturan yang berharap agar menjadi juara di semester satu ini. Akhirnya nama saya di sebutkan sebagai juara dikelas XI IPA. Saya senang sekali akhirnya keinginan saya terwujud, lalu saya teringat pepatah arab yang berkata “man jadda wa jada, artinya siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses” seperti yang saya alami.



5 komentar:

  1. semoga setiap keinginan kita di ridhoi Allah SWT, aminn sukses mad!!!

    BalasHapus
  2. Aamiin Rum,,, semua orang menginginkan itu. (sukses)

    BalasHapus
  3. tetap berusaha dan berdoa kawan agar semua yang kamu ingin kan dapat tercapai. .

    BalasHapus
  4. tetep semangat berusaha dan berdoa yaaa

    BalasHapus